apa itu pengalaman?
pengalaman adalah kejadian yang dialami penulis secara nyata. tentu kalian memiliki pengalaman bukan? baik itu pengalaman yang menyenangkan maupun pengalaman yang menyedihkan.
berhubung aku pernah di beri tugas menulis pengalaman, jadi aku posting aja tulisan tentang pengalamanku. ngak bagus sih tp lumayanlah dari pada mubazir di laptop, mending di post aja kan? siapa tau ada yang butuh, boleh banget di kopas..
Hiking
di Kemuning
Namaku Reni Romadanti,
biasa dipanggil Reni. Aku akan menceritakan tentang pengalamanku mengikuti
kegiatan huking. Sekolah kalian pasti ada ekstrakulikuler bukan ? seperti di
sekolahku, di sekolahku ada berbagai ekstrakulikuler seperti pramuka, PMR,
seni, agama, dan olah raga. Dan aku sendiri mengikuti ekstrakulikuler PMR.
Kegiatan ini telah aku ikuti sejak kelas X hingga kelas XI.
Hari ini hari Minggu. Jam
menunjukkan pukul 06.00. Aku bergegas untuk berangkat ke sekolah dengan
menggunakan kaos PDL PMR. Hari ini kami PMR kelas X dan XI akan mengadakan
kegiatan hiking di daerah kemuning. Kami anggota PMR kelas XI sebagai panitia kegiatan
sedangkan PMR kelas X sebagai pesertanya.
Sesampainya di sekolah
aku melakukan registrasi sambil menunggu teman-temanku yang belum datang. Pukul
06.00 kami panitia kegiatan melakukan breafing untuk perencanaan kegiatan
selanjutnya. Selesai breafing sekitar pukul 08.00 seluruh anggota PMR dikumpulkan
untuk mengikuti apel dan dilanjutkan dengan do’a yang dipimpin oleh Pembina.
“ sebelum kita
berangkat untuk melakukan kegiatan hiking, alangkah baiknya kita berdo’a, agar
kita sampai tujuan dengan keadaan selamat ” ucap Pembina.
“ aminnnnn….. ”
serentak.
“ berdo’a menurut
kepercayaan masing-masing. berdo;a dimulai ” lanjut Pembina.
Suasanapun hening
sejenak. Masing-masing siswa tenggelam dalam do’anya masing-masing. Memohon
keselamatan kepada yang Maha Kuasa.
“ selesai ” ucap
Pembina memecah keheningan.
Akhirnya sekitar pukul
08.30 kami berangkat menuju kemuning. Mengingat anggota kami yang cukup banyak
yang totalnya lebih dari 50 orang, kami berangkat dengan menaiki 1 bis besar, 1
bis kecil dan beberapa mengendarai motor mereka sendiri. Waktu itu aku menaiki
bis kecil, aku memilih posisi yang sekiranya nyaman dan tidak akan membuatku
mabuk kendaraan. Dan akhirnya aku memilih duduk didekat pintu agar sekalian aku
bisa melihat pemandangan luar lebih jelas.
Setelah sekitar 1.5
jam, akhirnya kami sampai di lokasi. Dan benar saja meskipun telah memilih
tempat duduk yang sebaik mungkin, aku yang notabennya memang mudah mabuk
kendaraan, akhirnya OK juga. Meskipun tidak sampai muntah-muntah tapi kepalaku
rasanya pusing sekali. Dan ternyata ada beberapa yang senasib denganku, kurasa
malah lebih parah.
Sesampainya disana aku
mencari tempat yang cocok. Dan kemudian duduk untuk sekedar menghilangkan rasa
pusingku sambil menunggu teman-teman yang masih di belakang. Kami berada di
kendaraan yang berbeda-beda. Sebagian kecil berada bis kecil dan motor dan
sebagian besar di bis besar. sedangkan bis besar berada di belakang sendiri.
Setelah semua sampai, kegiatanpun
dimulai. Panitia dikumpulkan dan kami dibagi menjadi dua kelompok. Sebagian
kecil diposisikan di tempat keberangkatan dan yang lainnya di berada di pos-pos
yang telah ditentukan termasuk aku yang saat itu di posisikan berada di pos 3.
Kami yang telah mengerti tugas masing-masing lalu berangkat menuju ke pos yang
telah ditentukan. Kami berangkat dengan mengikuti tanda panah yang telah di
buat disepanjang jalan sebagai petunjuk arah.
Tidak lama kami
berjalan akhirnya pos 1 telah terlihat lalu 2 diantara kami yang bertanggung
jawab di pos 1, tinggal di pos tersebut. Hal
itu terjadi pula saat kami melewati pos 2. Dua orang kembali harus
tinggal. Dan hingga yang tersisa kami yang ditugaskan di pos 3.
Lama kami berjalan,
tanda-tanda adanya pos 3 tidak terlihat juga. Tanpa berfikir yang aneh-aneh
kami terus berjalan mencari pos 3.
“ dimana sih pos
tiganya? Jangan-jangan kita salah jalan lagi ? ” ucap salah satu temanku.
“ masak
sih ? perasaan kita udah ngikutin petunjuknya deh ” balasku.
“ mending
kamu telpon yang tahu jalan aja ” usul salah satu temanku.
Akhirnya
kami sepakat untuk berhenti. Sepertinya kami tersesat. Ini tentunya diluar
dugaan kami. Ternyata diantara kami tidak ada yang ikut survey jalan. Jadi kami
hanya mengandalkan petunjuk jalan saja.
“
angkat dong,, “ gerutu temanku sambil terus menghubungi temanku yang sekiranya
tahu jalan.
“
gimana? “ Tanya temanku yang lain.
“
orang nggak di angkat “ balasnya.
“
gimana nih..” ucapku.
“
mungkin hp nya di silent. Kan lagi kegiatan. Biar nggak ganggu kali “ ucap
temanku.
Setelah
lama kami mencoba menghubungi, akhirnya yang kami hubungi mengangkat teleponnya
juga.
“
kamu kesini, kita nggak tahu jalan nih. Kami udah jalan jauh tapi nggak sampai
di pos 3, sekarang kami di daerah yang banyak pohon salaknya “ tegas temanku dan
kemudian mematikan teleponnya.
“
gimana ? “ tanyaku.
“
dia akan kesini “ jawabnya.
Tidak lama kami
menunggu, akhirnya yang diharapkan datang juga. Meskipun daerah yang sedang
kami pijak saat ini kategorinya agak
hutan, namun terdapat jalan setapak-jalan setapak yang masih dapat dilalui,
jadi tidak heran teman kami datang menggunakan sepeda motor.
Dan benar saja ternyata
kami salah jalan. Ternyata kami telah berjalan terlalu jauh dan harus berbalik
arah ke tempat yang sebelumnya kami lalui. Kami dituntun ke sebuah pertigaan
yang tentunya sudah pernah kami lalui tadi.
“ jalannya kesana “
tunjuk temanku.
“ lo,, kok kesana?.
Mana tandanya? “ Tanya temanku yang lain.
“ nih,” jawabnya sambil
menunjukkan tanda yang berada dipinggir jalan yang hampir tidak kelihatan dan
tidak akan ditemukan apabila tidak teliti mencarinya.
“
masak buat tanda nggak jelas gitu “ tanyanya lagi.
“
makanya kalau nyari itu yang teliti “ balasnya sedikit ketus. “sekarang aku
pergi dulu”
Tidak
jauh dari pertigaan itu kami menemukan pos 3. Dan kami mulai menjalankan tugas
untuk membimbing anggota PMR kelas X yang melewati pos kami.
Sekitar
pukul 12.30, tugas kami selesai. Kami segera kembali menuju sebuah sekolahan
yang akan kami gunakan untuk isoma (istirahat solat makan). Setelah isoma kami
melanjutkan kegiatan dengan bermain game dan membagikan hadiah.
Sekitar
pukul 14.30, kegiatan kami akhiri. Kami menuju ke kendaraan untuk melakukan
perjalanan pulang. Saat perjalanan pulang kepalaku tidak terasa pusing seperti
saat awal keberangkatan. Itu membuatku menikmati perjalanan kali ini.
Kami
sampai di sekolahan sekitar pukul 16.30. anggota PMR kelas X pulang ke rumah
masing-masing. sementara panitia sebelum pulang harus membereskan beberapa
perlengkapan yang kami bawa untuk kegiatan. Setelah selesai dengan tugas kami,
lalu kami pulang kerumah masing-masing.
Hiking
kali ini sangat mengesankan untukku. Meskipun sangat melelahkan, namun banyak
pengalaman yang aku peroleh. Yang terpenting dari kegiatan tersebut adalah
kebersamaan dan untuk mempererat hubungan antara satu sama lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar