Jumat, 10 Maret 2017

cerita Pengalaman

apa itu pengalaman?

 pengalaman adalah kejadian yang dialami penulis secara nyata. tentu kalian memiliki pengalaman bukan? baik itu pengalaman yang menyenangkan maupun pengalaman yang menyedihkan.

berhubung aku pernah di beri tugas menulis pengalaman, jadi aku posting aja tulisan tentang pengalamanku. ngak bagus sih tp lumayanlah dari pada mubazir di laptop, mending di post aja kan? siapa tau ada yang butuh, boleh banget di kopas..


Hiking di Kemuning
Namaku Reni Romadanti, biasa dipanggil Reni. Aku akan menceritakan tentang pengalamanku mengikuti kegiatan huking. Sekolah kalian pasti ada ekstrakulikuler bukan ? seperti di sekolahku, di sekolahku ada berbagai ekstrakulikuler seperti pramuka, PMR, seni, agama, dan olah raga. Dan aku sendiri mengikuti ekstrakulikuler PMR. Kegiatan ini telah aku ikuti sejak kelas X hingga kelas XI.
Hari ini hari Minggu. Jam menunjukkan pukul 06.00. Aku bergegas untuk berangkat ke sekolah dengan menggunakan kaos PDL PMR. Hari ini kami PMR kelas X dan XI akan mengadakan kegiatan hiking di daerah kemuning. Kami anggota PMR kelas XI sebagai panitia kegiatan sedangkan PMR kelas X sebagai pesertanya.
Sesampainya di sekolah aku melakukan registrasi sambil menunggu teman-temanku yang belum datang. Pukul 06.00 kami panitia kegiatan melakukan breafing untuk perencanaan kegiatan selanjutnya. Selesai breafing sekitar pukul 08.00 seluruh anggota PMR dikumpulkan untuk mengikuti apel dan dilanjutkan dengan do’a yang dipimpin oleh Pembina.
“ sebelum kita berangkat untuk melakukan kegiatan hiking, alangkah baiknya kita berdo’a, agar kita sampai tujuan dengan keadaan selamat ” ucap Pembina.
“ aminnnnn….. ” serentak.
“ berdo’a menurut kepercayaan masing-masing. berdo;a dimulai ” lanjut Pembina.
Suasanapun hening sejenak. Masing-masing siswa tenggelam dalam do’anya masing-masing. Memohon keselamatan kepada yang Maha Kuasa.
“ selesai ” ucap Pembina memecah keheningan.
Akhirnya sekitar pukul 08.30 kami berangkat menuju kemuning. Mengingat anggota kami yang cukup banyak yang totalnya lebih dari 50 orang, kami berangkat dengan menaiki 1 bis besar, 1 bis kecil dan beberapa mengendarai motor mereka sendiri. Waktu itu aku menaiki bis kecil, aku memilih posisi yang sekiranya nyaman dan tidak akan membuatku mabuk kendaraan. Dan akhirnya aku memilih duduk didekat pintu agar sekalian aku bisa melihat pemandangan luar lebih jelas.
Setelah sekitar 1.5 jam, akhirnya kami sampai di lokasi. Dan benar saja meskipun telah memilih tempat duduk yang sebaik mungkin, aku yang notabennya memang mudah mabuk kendaraan, akhirnya OK juga. Meskipun tidak sampai muntah-muntah tapi kepalaku rasanya pusing sekali. Dan ternyata ada beberapa yang senasib denganku, kurasa malah lebih parah.
Sesampainya disana aku mencari tempat yang cocok. Dan kemudian duduk untuk sekedar menghilangkan rasa pusingku sambil menunggu teman-teman yang masih di belakang. Kami berada di kendaraan yang berbeda-beda. Sebagian kecil berada bis kecil dan motor dan sebagian besar di bis besar. sedangkan bis besar berada di belakang sendiri.
Setelah semua sampai, kegiatanpun dimulai. Panitia dikumpulkan dan kami dibagi menjadi dua kelompok. Sebagian kecil diposisikan di tempat keberangkatan dan yang lainnya di berada di pos-pos yang telah ditentukan termasuk aku yang saat itu di posisikan berada di pos 3. Kami yang telah mengerti tugas masing-masing lalu berangkat menuju ke pos yang telah ditentukan. Kami berangkat dengan mengikuti tanda panah yang telah di buat disepanjang jalan sebagai petunjuk arah.
Tidak lama kami berjalan akhirnya pos 1 telah terlihat lalu 2 diantara kami yang bertanggung jawab di pos 1, tinggal di pos tersebut. Hal  itu terjadi pula saat kami melewati pos 2. Dua orang kembali harus tinggal. Dan hingga yang tersisa kami yang ditugaskan di pos 3.
Lama kami berjalan, tanda-tanda adanya pos 3 tidak terlihat juga. Tanpa berfikir yang aneh-aneh kami terus berjalan mencari pos 3.
“ dimana sih pos tiganya? Jangan-jangan kita salah jalan lagi ? ” ucap salah satu temanku.
            “ masak sih ? perasaan kita udah ngikutin petunjuknya deh ” balasku.
            “ mending kamu telpon yang tahu jalan aja ” usul salah satu temanku.
            Akhirnya kami sepakat untuk berhenti. Sepertinya kami tersesat. Ini tentunya diluar dugaan kami. Ternyata diantara kami tidak ada yang ikut survey jalan. Jadi kami hanya mengandalkan petunjuk jalan saja.
            “ angkat dong,, “ gerutu temanku sambil terus menghubungi temanku yang sekiranya tahu jalan.
            “ gimana? “ Tanya temanku yang lain.
            “ orang  nggak di angkat “ balasnya.
            “ gimana nih..” ucapku.
            “ mungkin hp nya di silent. Kan lagi kegiatan. Biar nggak ganggu kali “ ucap temanku.
            Setelah lama kami mencoba menghubungi, akhirnya yang kami hubungi mengangkat teleponnya juga.
            “ kamu kesini, kita nggak tahu jalan nih. Kami udah jalan jauh tapi nggak sampai di pos 3, sekarang kami di daerah yang banyak pohon salaknya “ tegas temanku dan kemudian mematikan teleponnya.
            “ gimana ? “ tanyaku.
            “ dia akan kesini “ jawabnya.

Tidak lama kami menunggu, akhirnya yang diharapkan datang juga. Meskipun daerah yang sedang kami pijak saat  ini kategorinya agak hutan, namun terdapat jalan setapak-jalan setapak yang masih dapat dilalui, jadi tidak heran teman kami datang menggunakan sepeda motor.
Dan benar saja ternyata kami salah jalan. Ternyata kami telah berjalan terlalu jauh dan harus berbalik arah ke tempat yang sebelumnya kami lalui. Kami dituntun ke sebuah pertigaan yang tentunya sudah pernah kami lalui tadi.
“ jalannya kesana “ tunjuk temanku.
“ lo,, kok kesana?. Mana tandanya? “ Tanya temanku yang lain.
“ nih,” jawabnya sambil menunjukkan tanda yang berada dipinggir jalan yang hampir tidak kelihatan dan tidak akan ditemukan apabila tidak teliti mencarinya.
            “ masak buat tanda nggak jelas gitu “ tanyanya lagi.
            “ makanya kalau nyari itu yang teliti “ balasnya sedikit ketus. “sekarang aku pergi dulu”
            Tidak jauh dari pertigaan itu kami menemukan pos 3. Dan kami mulai menjalankan tugas untuk membimbing anggota PMR kelas X yang melewati pos kami.
            Sekitar pukul 12.30, tugas kami selesai. Kami segera kembali menuju sebuah sekolahan yang akan kami gunakan untuk isoma (istirahat solat makan). Setelah isoma kami melanjutkan kegiatan dengan bermain game dan membagikan hadiah.
            Sekitar pukul 14.30, kegiatan kami akhiri. Kami menuju ke kendaraan untuk melakukan perjalanan pulang. Saat perjalanan pulang kepalaku tidak terasa pusing seperti saat awal keberangkatan. Itu membuatku menikmati perjalanan kali ini.
            Kami sampai di sekolahan sekitar pukul 16.30. anggota PMR kelas X pulang ke rumah masing-masing. sementara panitia sebelum pulang harus membereskan beberapa perlengkapan yang kami bawa untuk kegiatan. Setelah selesai dengan tugas kami, lalu kami pulang kerumah masing-masing.
            Hiking kali ini sangat mengesankan untukku. Meskipun sangat melelahkan, namun banyak pengalaman yang aku peroleh. Yang terpenting dari kegiatan tersebut adalah kebersamaan dan untuk mempererat hubungan antara satu sama lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar